Syncthing adalah program sinkronisasi file P2P berkelanjutan. Sinkronkan file antar perangkat secara real time tanpa cloud. Template ini mengaktifkan koneksi P2P langsung dengan membuka protokol sinkronisasi BEP di TCP/UDP 22000, sehingga peer terhubung tanpa melalui server relay Syncthing. Deploy di Zeabur sebagai node sinkronisasi yang selalu online.

Sinkronisasi file P2P berkelanjutan dengan dukungan koneksi P2P langsung — tanpa bergantung pada server relay Syncthing.
Template ini membuka protokol sinkronisasi BEP (TCP/UDP 22000) melalui Port Forwarding Zeabur, sehingga peer Syncthing lain dapat terhubung langsung ke instance Zeabur Anda. Instance Zeabur berfungsi sebagai node sinkronisasi yang selalu online, memastikan file tetap tersinkronisasi meskipun perangkat lain offline.
Secara default, perangkat Syncthing di belakang NAT dapat jatuh ke jaringan relay Syncthing yang membatasi kecepatan transfer. Template ini sudah membuka TCP/UDP 22000 untuk koneksi langsung.
Langkah 1 — Temukan alamat forwarded. Di Zeabur Dashboard, buka tab Networking layanan ini. Anda akan melihat dua entri untuk port sync-tcp (22000/TCP) dan sync-udp (22000/UDP), masing-masing dalam format <host>:<port>. Pada proyek dengan dedicated server, ini akan menjadi IP publik server Anda dan port yang ditetapkan (nilai pastinya pada dashboard berbeda per deployment). Port forwarded TCP dan UDP sering berbagi angka yang sama (Zeabur menggunakan satu port eksternal untuk kedua listener pada port internal yang sama).
Langkah 2 — Konfigurasi perangkat peer. Di perangkat Syncthing lain (laptop, ponsel, NAS, …), tambahkan instance Zeabur ini sebagai remote device. Lalu klik entri perangkat tersebut, perluas Advanced, dan atur kolom Addresses menjadi (dipisahkan koma):
tcp://FORWARDED_HOST:FORWARDED_TCP_PORT, quic://FORWARDED_HOST:FORWARDED_UDP_PORT
Ganti placeholder dengan nilai dari Langkah 1. Jika Anda ingin mempertahankan relay sebagai fallback ketika alamat statis gagal, tambahkan , dynamic di akhir. Jangan biarkan Addresses hanya dynamic — global discovery tidak dapat menyimpulkan port forwarded acak dan Syncthing akan diam-diam jatuh ke relay.
Langkah 3 — Verifikasi. Di panel Remote Devices Web UI, status koneksi harus menunjukkan TCP atau QUIC (bukan Relay). Bottleneck bandwidth relay dihindari.
/var/syncthing/config — berisi private key perangkat dan Device ID. Mensinkronkannya antar mesin menciptakan konflik Device ID.sync-conflict tanpa henti. Letakkan folder Syncthing di jalur di luar engine sinkronisasi lain.Semua konfigurasi dan data sinkronisasi disimpan di /var/syncthing (didukung volume Zeabur).
MPL-2.0 — GitHub · Official Site · Documentation