logo
icon

Convoy

Webhook gateway open-source kelas enterprise untuk pengiriman webhook yang aman, skalabel, dan andal. Disertai PostgreSQL dan Redis.

template cover
Dideploy0 kali
Penerbitadrian539859
Dibuat2026-05-20
Tag
ToolBackend

Convoy di Zeabur

Convoy adalah webhook gateway open-source yang cepat dan aman. Convoy mengelola webhook keluar (retry, rate limiting, signing, log pengiriman) dan webhook masuk (verifikasi HMAC, source, replay). Template ini menyebarkan Convoy secara self-hosted satu klik di Zeabur, lengkap dengan dua layanan yang dibutuhkannya: PostgreSQL untuk persistensi dan Redis untuk antrian.

Convoy dikembangkan oleh Frain Technologies dan dirilis di bawah Elastic License 2.0. Template ini hanya resep deployment — Anda meng-host instance sendiri dan tetap memegang penuh kendali data dan API key Anda.


Apa yang Anda dapatkan

Tiga layanan dalam satu proyek:

LayananImageFungsi
convoygetconvoy/convoy:latestAPI, dashboard, dan worker pengiriman webhook (binary tunggal). Migrasi DB dijalankan otomatis saat booting pertama.
postgresqlpostgres:18Menyimpan project, endpoint, event, delivery, dan attempt
redisredis/redis-stack-server:latestAntrian job, counter rate limit, cache

Convoy otomatis terhubung ke PostgreSQL dan Redis via jaringan privat Zeabur — tidak perlu konfigurasi manual.

Deploy

  1. Klik Deploy pada template ini.
  2. Pilih prefiks Domain Convoy (default sudah cukup untuk testing — Anda bisa pasang custom domain belakangan dari dashboard Zeabur).
  3. Tunggu ~30 detik sampai ketiga layanan menyala. Convoy akan menjalankan migrasi database otomatis saat booting pertama.
  4. Buka URL yang Zeabur tampilkan untuk layanan convoy.

Login pertama

Saat booting pertama, Convoy membuat superuser default. Lihat runtime logs layanan convoy:

Superuser created successfully:
  Username: [email protected]
  Password: default

Setelah login dengan kredensial tersebut, segera:

  1. Buat organisasi dan user Anda sendiri.
  2. Hapus akun default [email protected].
  3. Rotasi API key yang akan Anda gunakan untuk trafik nyata.

Langkah selanjutnya

  • Kirim webhook pertama: di dashboard, buat Project → tambahkan Endpoint → publish Event. Convoy akan menandatangani, mengirim, dan mencatat hasilnya.
  • Terima webhook masuk: konfigurasikan Source di Project Anda, Convoy akan memberikan URL seperti https://convoy.zeabur.app/ingest/<id> untuk dibagikan ke pihak ketiga.
  • API: referensi lengkap di getconvoy.io/docs/api-reference.
  • Dokumentasi self-hosted: getconvoy.io/docs.

Variabel yang bisa diatur

Semua setelan Convoy bisa diatur di tab Variables layanan convoy. Yang sering dipakai:

VariabelFungsi
CONVOY_HOSTURL publik instance Convoy. Sudah diset ke domain Zeabur. Update bila Anda pasang custom domain.
CONVOY_SIGNUP_ENABLEDtrue mengizinkan signup dari UI; false mengunci deployment.
CONVOY_DB_MAX_OPEN_CONNUkuran connection pool PostgreSQL (default 100). Turunkan di paket kecil.
CONVOY_SMTP_*Konfigurasi SMTP untuk email reset password / undangan. Opsional.

Referensi lengkap: convoy.env.example.

Perawatan

  • Backup database: Zeabur otomatis snapshot PostgreSQL. Restore dari tab Backup di layanan postgresql.
  • Upgrade: versi baru Convoy dirilis ke getconvoy/convoy:latest. Restart layanan convoy untuk menarik image terbaru; migrasi pending akan diterapkan otomatis saat booting berikutnya.
  • Ukuran resource: untuk trafik ringan (~10 req/s), 1 vCPU / 1 GB per layanan sudah cukup. Bila latensi pengiriman naik, tambahkan CPU di layanan convoy lebih dulu.

Troubleshooting

  • 502 pada deploy pertama: Convoy butuh ~15 detik untuk migrasi sebelum HTTP server siap. Refresh sebentar kemudian.
  • Loop migrasi (retrying in 5s): PostgreSQL belum siap. Convoy akan retry otomatis hingga ~1 menit.
  • Tidak melihat log delivery gagal: cek tabel event_deliveries di PostgreSQL, atau buka Convoy UI → Project → Event Deliveries.

Kredit